Berita Harian Ekonomi

ekonomi digital

Indonesia tahun ini sedang mengalami pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam lima tahun terakhir. Tetapi pertumbuhan industrie-commercejustru semakin pesat di tengah perlambatan laju ekonomi tanah air. “Bukan tak mungkin nantinya industrie-commercedapat menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional, ” harap Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Pendidikan; akses pendidikan, informasi dan bahan pelajaran menjadi lebih mudah serta membuka bisnis baru untuk pelatihan dan les online.

Dosen Prodi Akuntansi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, UII, Sigit Pamungkas mengatakan, tren adopsi teknologi sangat pengaruhi perubahan sosial. Termasuk, mengubah perilaku konsumen yang berdampak perkembangan praktik bisnis modern. Kehadiran program “Mendobrak Batas” jadi upaya penguatan terbukanya pintu kesempatan penyandang disabilitas untuk memanfaatkan ekonomi digital. Menyambut Hari Disabilitas Internasional, para penyandang disabilitas saat ini ikut memanfaatkan ekonomi digital untuk mencari penghasilan. Adapun transaksi e-commerce selama masa PSBB mengalami perubahan di mana trafik internet di area perkantoran bergeser ke perumahan. Indonesia harus belajar dari Tiongkok yang sudah meluncurkan Five Year Plan for the Development of e- Commerce pada tahun 2011. Dalam waktu tiga tahun, volume transaksi bisnise-commerceTiongkok sudah mencapai 10, 1 persen dari total penjualan ritel dengan angka mencapai USD 426.

ekonomi digital

Di sisi lain, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet menunjukkan bahwa jumlah pengguna internet Indonesia naik 8, 9 persen dari 2018. Porsi ini akan terus bertahan, terutama jika Indonesia bisa tumbuh melalui jebakan kelas menengah, ” kata Willson dalam pernyataan resminya, Selasa (10/11).

Google, Temasek, dan Bain and Company mencatat, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta konsumen mulai mengadopsi layanan keuangan judi bola online digital. Pembangunan infrastruktur seperti jaringan internet menjadi faktor penting untuk memenangkan persaingan global.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan meningkatkan investasi di satelit Palapa, salah satunya adalah kebutuhan fiber optik terkait dengan perluasan bandwidth untuk industri kecil dan menengah. Ditambahkan oleh data WeAreSocial Digital 2017 Global Overview, memperlihatkan penetrasi mobile broadband di Indonesia sebesar 65%. Bahkan 41% dari seluruh masyarakat Indonesia telah berbelanja secara online pada 2016 di mana 33% menggunakan mobile-commerce.

Capaian tersebut sekaligus menunjukan semakin diperhitungkannya Indonesia di Kawasan regional Asia Tenggara, dimana dari 8 Unicorn setengahnya berasal dari Indonesia, seperti Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Begitupun dengan nilai pendanaan yang didapat Indonesia dari venture capital selama tiga tahun ini mencapai 38 persen dari total pendanaan di Asia Tenggara. Lalu, inisiatif untuk meningkatkan literasi digital melalui desain kurikulum merdeka belajar. Ia merasa, dengan kondisi geografis sebagai negara kepulauan dan populasi penduduk yang besar, atasi kesenjangan digital tentu tidak mudah. Tantangan cukup besar terkait kesenjangan digital yang masih jadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. Meski pengguna internet meningkat, tapi yang belum jadi pengguna masih cukup besar jumlahnya.

Setidaknya ada 23 juta pelaku UMKM yang belum mendapatkan akses pembiayaan perbankan. Belum lagi, bila partisipasi yang lebih tinggi dari perusahaan teknologi memungkinkan untuk mempercepat proses bisnis sehingga lebih efisien. “Jumlah tersebut bahkan telah melingkupi 43% dari total ekonomi berbasis internet di ASEAN, ” ujar lembaga tersebut. Berdasarkan riset Morgan Stanley yang diterima Kontan. co. id, di negara-negara ASEAN saja, Indonesia menduduki peringkat kedua negara dengan investasi startups terbesar, setelah Singapura.

Namun, tiga contoh diatas merupakan yang paling banyak digunakan dan paling mudah diakses oleh masyarakat Indonesia. SSahabat Qwords tentu sudah tidak asing lagi dengan Grab dan Gojek sebagai salah satu startup yang berkembang dengan cepat melalui pelayanan transportasi. Gojek ini memberikan dampak ekonomi yang baik bagi para driver sehingga pemerataan ekonomi masyarakat Indonesia semakin baik. Pemerintah terus berupaya mengembangkan potensi ekonomi di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal dengan berbagai cara. “Tidak ada istilah terluar, terpinggirkan atau tertinggal dalam hal ini mereka perlu dapat akses internet. Makanya kita perlu bangun infrastruktur, ” katanya. Sepanjang Januari-Juni 2020, terdapat 202 kesepakatan investasi senilai 2, 8 miliar dollar AS pada startup-startup dalam negeri.

Sedangkan terdapat pertumbuhan 155% secara year on year untuk pembeli dengan mobile-commerce. Google mengatakan 56 persen konsumen layanan digital baru di Indonesia berasal dari wilayah luar perkotaaan. Bahkan, berdasarkan studi dari Google, Temasek, dan Bain, ekonomi berbasis internet Indonesia digadang bisa mencapai US$ 133 miliar dalam Gross Merchandise Value di tahun 2025. Ekosistem bisnis Gojek terus merambah dunia pembayaran digital, termasuk yang dilakoni Midtrans. Pemerataan infrastruktur untuk mendukung akses teknologi, terutama di daerah rural juga penting. Baik dari sisi akses teknologi dan literasi digital jadi faktor penting dalam kesenjangan digital di Tanah Air.